Alkisah nasib 3 Pelaut yang bernama Buyung, Panjul &
Udin mereka terdampar di sebuah pulau entah berantah karena kapalnya karam di
hempas badai. Lalu mereka disandera oleh Suku yang Kanibal.
Ke-3 orang pelaut tersebut
memohon agar tidak dibunuh. Kepala suku pulau itu berkata,
"Kalau kalian mau hidup, kalian harus pergi ke hutan pulau ini dan bawa kemari 10 buah buahan yang jenisnya beda untuk tiap orang.
Tapi kalian hanya mendapatkan waktu 3 jam !"
memohon agar tidak dibunuh. Kepala suku pulau itu berkata,
"Kalau kalian mau hidup, kalian harus pergi ke hutan pulau ini dan bawa kemari 10 buah buahan yang jenisnya beda untuk tiap orang.
Tapi kalian hanya mendapatkan waktu 3 jam !"
Sebelum 3 jam, Buyung datang
membawa 10 buah apel.
Kepala Suku : "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui
pantat kamu satu persatu.
Kalau kamu merintih sakit, atau bersuara, kepalamu akan saya pancung !!!!"
Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel ke 1 bisa masuk ke pantatnya.
Kepala Suku : "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui
pantat kamu satu persatu.
Kalau kamu merintih sakit, atau bersuara, kepalamu akan saya pancung !!!!"
Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel ke 1 bisa masuk ke pantatnya.
Namun di apel yang ke 2 ia
tidak bisa menahan sakit dan merintih lalu berteriak.
Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala Buyung, meninggallah Buyung.
Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala Buyung, meninggallah Buyung.
Kemudian Panjul datang
membawa 10 buah langsat. Kepala suku memberikan instruksi yang sama. Pikir
panjul, ya kalau langsat gampang! Langsat pertama sampai langsat ke sembilan
masuk, tapi pada saat ia hendak memasukkan langsat yang ke 10 sang kepala suku
tiba2 memenggal kepalanya, matilah Panjul
Saat Panjul sudah meninggal
ia bertemu dengan Buyung.
Buyung : "Wah kamu mati
juga ya Jul...?"
Panjul : Iya kamu mati bawa apel sih. Kan sakit ! Sialan itu kepala suku, syaratnya berat banget !
Panjul : Iya kamu mati bawa apel sih. Kan sakit ! Sialan itu kepala suku, syaratnya berat banget !
Trus kamu bawa buah apa
?"
Panjul : "Langsat
".
Buyung : " Langsat ? Itu
kan gampang, kecil, gak sakit lagi kaan!"
Panjul : "Emang betul
tak sakit. Semua langsat hampir aku masukkan semua ke dalam pantatku. Tapi iya
itu, tiba2 aku tertawa dan semua langsat yang sudah masuk tersembur keluar
semua…..
Buyung : "Bego kamu! Koq
ketawa ?"
Panjul : " Habis pas mau
masukin langsat ke 10 aku liat Udin bawa DURIAN... !!!"





KOMEN KALLUU.. :)